KINGS NEWSNasionalPESISIR BARATRegional

Ke Kampung Halamannya Pulau Pisang, Puan Diberi Gelar dan Nama Adat Ratu Mutiara Kartadilaga

522
×

Ke Kampung Halamannya Pulau Pisang, Puan Diberi Gelar dan Nama Adat Ratu Mutiara Kartadilaga

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG, kingsmedia.id Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani di hari Ke – 2 Kunjungannya ke kabupaten Peaisir Barat Setelah Kemarin(10/04), Meresmikan Bandar Udara M. Taufiq Kiemas dan jalan Fatmawati Soekarno, Hari ini Menggunjungi Pulau Pisang, Tanah leluhur Beliau dan mendapat gelar sekaligus nama adat Ratu Mutiara Kartadilaga. Pemberian gelar adat kepada Puan Maharani sebagai keturunan Sai Batin Karya Kartadilaga berlangsung dalam upacara keluarga Sai Batin Karya Kartadilaga di Lamban Gedung Kartadilaga, Pulau Pisang, Krui, Pesisir Barat, Lampung, pada minggu 11 April 2021.

Acara yang dipimpin Sultan Hidayat Kartadilaga Gelar Demung Tinggi Laksana X dihadiri 12 kepala suku di Pulau Pisang.

Menurut Sultan Hidayat, nama Puan tertulis dalam silsilah keluarga atau Tambo di Lamban Gedung Kartadilaga.

“Joesaki yang asli Pulau Pisang menikah dengan Taksiah dari Batipuh, Tanah Datar, Sumbar. Dari Pernikahan itu, lahirlah Hamzatun Rosyda yang menikah denga Tjik Agoes Kiemas. Pasangan itu mempunyai anak, salah satunya Taufiq Kiemas, ayah Puan Maharani,” ujar Sultan Hidayat, Minggu (11/4/2021).

Pemberian gelar nama adat keluarga merupakan hasil Keputusan rapat Keluarga Besar Sai Batin Karya Kartadilaga pada 9 April 2021.

“Kesepakatan 12 suku yang dipimpin Sultan Hidayat Kartadilaga Gelar Demung Tinggi Laksana X. Demi kesinambungan,kerukunan dan keutuhan Keluarga Besar Sai Batin Karya Kartadilaga,”ujar Sultan Hidayat Kartadilaga.

Puan Maharani mengaku senang bisa berkumpul dengan keluarga besarnya.

“Terima kasih atas pemberian gelar ini. Semoga makin mempererat silaturahim Keluarga Besar Sai Batin Kartadilaga,” ungkap Puan.

Kedatangan Puan di Lamban Gedung Kartadilaga disambut dengan tarian adat diikuti penyematan kain adat Pulau Pisang.

Sebelumnya, Puan berziarah ke makam leluhur keluarga besar. Adapun Ayah Buyutnya dimakamkan di pemakaman Pulau Pisang.

Puan menuju Pulau Pisang menggunakan perahu dari dermaga Kuala, Krui dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Setelah itu, Puan diantar mengendarai sepeda motor menuju makam dan rumah keluarga besarnya.

Kedatangan Puan Maharani disambut meriah warga yang saling sapa dengannya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga membagikan makanan ringan dan cokelat kepada anak anak yang ditemuinya sepanjang perjalanan.

Kedatangan Puan Maharani beserta keluarga disambut antusias oleh masyarakat Pulau Pisang.

Pada akhir kunjungan dilakukan penyerahan simbolik bantuan masker bagi masyarakat dalam upaya mengatasi penyebaran Virus Covid-19.

Setelah itu dengan pengawalan ketat oleh TNI Angkatan Laut, Ibu Ketua DPR RI Puan Maharani kembali ke dermaga Kuala Stabas serta bersiap untuk kembali ke Jakarta.(*/BOWO)