METRO

DPM-PTSP Bantah Dugaan Manipulasi Dokumen Perizinan Bioskop BES Cinema21

516
×

DPM-PTSP Bantah Dugaan Manipulasi Dokumen Perizinan Bioskop BES Cinema21

Sebarkan artikel ini

 

Kingsmedia.id ; METRO – Polemik terkait dugaan manipulasi dokumen perizinan bioskop BES Cinema21 Metro terus bergulir. Sejumlah pihak mempertanyakan keabsahan izin yang dikeluarkan untuk pembangunan dan operasional bioskop tersebut, khususnya terkait kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan analisis dampak lalu lintas (andalalin).

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Kori Auliana, memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Ia membantah bahwa pihaknya telah mengeluarkan izin yang tidak sesuai dengan aturan.

“Sesuai perizinan yang diajukan, jika perizinan itu tidak sesuai peruntukannya dalam RTRW, kemungkinan ada pihak lain yang bermain. Namun, kami tegaskan bahwa terkait masalah andalalin bukan wewenang kami, melainkan Dinas Perhubungan (Dishub). Untuk lebih jelasnya, besok bisa bertemu dengan Kepala Bidang yang menangani hal ini di Dishub,” kata dia, Kamis (23//2025).

Menurutnya, proses perizinan telah melalui tahapan yang sesuai dengan prosedur yang berlaku. Namun, jika ditemukan adanya penyimpangan dalam implementasi di lapangan, hal tersebut bisa jadi melibatkan pihak-pihak di luar kewenangan DPM-PTSP.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP), Jose Sarmento, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertindak berdasarkan surat resmi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima instruksi resmi untuk melakukan peninjauan terhadap bioskop BES Cinema21.

“Kami bergerak berdasarkan surat dari OPD terkait. Jika ada laporan resmi, baru kami turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Seperti dalam kasus bioskop BES Cinema21 ini, ada keluhan mengenai fasilitas jalan yang rusak akibat andalalin yang tidak memadai. Namun, hingga saat ini kami masih menunggu surat masuk,” ucapnya.

Menurut laporan warga sekitar, keberadaan bioskop BES Cinema21 telah menimbulkan sejumlah permasalahan, seperti meningkatnya volume kendaraan di sekitar area, ketersendatan arus lalulintas di Jl. AH Nasution, serta fasilitas jalan yang mengalami kerusakan.

Hal ini diduga terjadi akibat tidak adanya kajian andalalin yang memadai sebelum pembangunan bioskop tersebut berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen bioskop BES Cinema21 belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut. (Fadil)