LAMPUNGTENGAH — Ricky Augusta Plt. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah (Lamteng) Menhimbau kepada seluruh masyarakat Lampung Tengahh untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak sebaran abu vulkanik akibat peningkatan aktivitas gunung Anak Krakatau. Langkah mitigasi ini dinilai krusial guna melindungi kesehatan warga serta menjaga keselamat
Ricky mewakili Pemerintah Daerah Lampung Tengah bahwa paparan abu vulkanik dapat memicu gangguan pernapasan, kesehatan, memperpendek jarak pandang, hingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya. Abu vulkanik sangat halus dan mengandung partikel tajam yang berbahaya bagi sistem pernapasan dan mata. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat untuk tidak merespons situasi ini dengan panik, melainkan dengan langkah kesiapsiagaan,” ujarnya
Ricky Menghimbau guna meminimalisir dampak buruk dari sebaran abu tersebut, BPBD merilis beberapa poin imbauan penanggulangan bagi masyarakat Gunakan Alat Pelindung Diri, Warga wajib memakai masker pelindung hidung dan mulut serta pelindung mata saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan,(5/9/2026).
Batasi Aktivitas di Luar Rumah,Kurangi kegiatan di luar ruangan jika wilayah pemukiman mulai diguyur hujan abu Amankan Area Hunian, Tutup rapat seluruh pintu, jendela, serta ventilasi udara agar material abu tidak masuk dan mengotori bagian dalam rumah. Pastikan tempat penampungan air bersih serta bahan makanan tertutup rapat guna mencegah kontaminasi.
Kehati-hatian dalam Berkendara para pengguna jalan dihimbau mengurangi kecepatan kendaraan karena abu vulkanik membuat permukaan jalan menjadi licin dan menghalangi pandangan.
BPBD juga menekankan pentingnya masyarakat untuk terus menyaring informasi dan hanya memercayai laporan cuaca maupun aktivitas gunung api dari kanal resmi pemerintah untuk laporan dan keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 117 atau nomor 0725-5263363 sebagaimana tercantum dalam poster informasi BPBD setempat tegas,”Ricky.(ela)











