GUNUNGSUGIH– Peringatan Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-81 menjadi momentum bagi Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah (Lamteng) untuk memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian terhadap sesama.
Kepala Kejari Dr. Rita Susanti, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara harus berjalan seiring dengan kepedulian serta upaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan bakti sosial, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, kunjungan kepada para Purnaja Kejaksaan, serta silaturahmi ke Panti Asuhan Al Marhamah.
Mendonorkan darah merupakan bentuk pengabdian yang sederhana, namun memiliki makna yang besar. Dari apa yang kita berikan hari ini, tumbuh harapan bagi mereka yang membutuhkan untuk melanjutkan kehidupan,” ujar Rita.
Kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis digelar di Aula Kantor Kejari Lampung Tengah dengan melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung Tengah dan tenaga kesehatan.
Sebanyak 52 peserta tercatat mengikuti skrining donor darah. Sebelum melakukan donor, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kelayakan sebagai pendonor.
Selain donor darah, masyarakat dan peserta kegiatan juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, gula darah, asam urat, serta konsultasi bersama tenaga medis.
Menurut Rita, peringatan Hari Lahir Kejaksaan tidak seharusnya dimaknai hanya sebagai perayaan perjalanan institusi. Momentum tersebut juga menjadi pengingat agar keberadaan Kejaksaan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Keberadaan institusi harus senantiasa memberikan manfaat, tidak hanya melalui pelaksanaan tugas dan kewenangan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat,” katanya.
Semangat pengabdian juga diwujudkan melalui kunjungan kepada para Purnaja Kejaksaan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para pendahulu yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan pengabdian dalam perjalanan panjang institusi Adhyaksa.
“Apa yang kita jalankan hari ini tidak terlepas dari jejak pengabdian para pendahulu. Karena itu, menjaga silaturahmi dengan para Purnaja merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi kami untuk terus menjaga nilai-nilai pengabdian,” ujar Rita.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan sosial ke Panti Asuhan Al Marhamah. Jajaran Kejari Lampung Tengah hadir untuk bersilaturahmi, berbagi perhatian, serta memberikan dukungan kepada anak-anak panti.
Rita mengatakan, pengabdian memiliki makna yang luas. Selain menjalankan tugas dan kewenangan, jajaran Kejaksaan juga perlu membangun kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.
Pengabdian bukan semata tentang apa yang dikerjakan, tetapi tentang seberapa jauh kehadiran kita mampu memberikan arti bagi kehidupan orang lain,” tegasnya.
Rangkaian bakti sosial tersebut mendapat dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, TNI-Polri, PMI Lampung Tengah, tenaga kesehatan, jajaran Kejari Lampung Tengah, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Lampung Tengah, para Purnaja, serta unsur masyarakat lainnya.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat kemanusiaan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.
Bagi Kejari Lampung Tengah, peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 menjadi refleksi untuk terus menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, humanis, dan berorientasi pada kemanfaatan.
Setetes darah menjadi harapan. Silaturahmi menjadi penghormatan. Berbagi menjadi wujud pengabdian,” kata Rita.(ela)











